Menitih

Hampir 5 tahun saya tinggal di Balikpapan, salah satu yang paling terasa berubah adalah jumlah teman. Dulu, awal2 sekali saya tinggal di sini, rasanya hampir setiap minggu saya berkenalan dengan orang baru, yang kemudian menjadi teman. Tidak semuanya menjadi teman dekat sih, tapi paling tidak menjadi terasa banyak. Mungkin karena waktu itu juga masih banyak yang belum menikah dan belum pindah dari Balikpapan.

Ditambah lagi dengan laju pertambahan dan penurunan jumlah teman yang tidak seimbang (penurunan jumlah teman lebih besar daripada pertambahan teman).

Seiring dengan berjalannya waktu, satu per satu teman2 saya pun membina rumah tangganya masing2. Walaupun bukan hal yang mutlak terjadi, tetapi sebagian teman2 saya yang sudah menikah biasanya akan berkurang frekuensi dan intensitas bergaulnya, terutama dengan kalangan yang masih belum menikah. Tapi, “kehilangan” karena menikah ini tidak terlalu terasa dampaknya, soalnya toh kita juga masih sering bertemu di kantor atau di kegiatan2 olahraga misalnya.

Yang lebih terasa tentu kehilangan karena teman2 yang pindah dari Balikpapan. Ada yang ke Jakarta, ada yang negeri jiran, banyak pula yang menyeberang benua dan samudra.

Salah satu dampak berkurangnya teman ini saya rasakan ketika kemarin saya berniat mengundang beberapa orang teman untuk bersantap malam ala kadarnya. Ketika menghitung2 berapa orang yang hendak saya undang, saya agak tersentak, kok jadi sedikit sekali ya jumlahnya.

Dan akhirnya, yang datang pun tidak sampai 10 orang, karena beberapa berhalangan hadir. Ini salah satu fotonya, semua yang hadir ada disitu, minus satu orang yang sudah pamit pulang duluan dan yang sedang jadi fotografer.

8 thoughts on “Menitih

  1. jauh di mata tapi tetap deket di hati kok ade ito. happy belated birthday ya… seneng liat temen2 bpn lagi di sini. makanannya bikin ngiler banget!!! (*ngecessss*)

  2. inget dong… apalagi sama udang bakarnya. slurrrp! anakku lahir di sana dan kita sekeluarga udah ternoda air mahakam. insya Allah kalau dikasih kesempatan, pengen ke balikpapan lagi…

  3. dino: thanks!

    om inggo: iya tuh….payah fotografernya..masa foto2ku jg cuman dikit…hehehe…

    mba dina: sip mbak, saya tunggu kunjungannya ke balikpapan… 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s