Balikpapan Selama 2007 dan Yang Akan Datang

Apa yang bertambah di Balikpapan selama tahun 2007? Salah satu jawabannya adalah jumlah kendaraan bermotornya. Yap, jalan2 raya di Balikpapan saat ini makin penuh dan sesak dengan mobil dan sepeda motor. Mungkin ini indikasi yang nyata kalau penduduk Balikpapan bertambah (atau kemakmuran penduduknya yang meningkat sehingga bisa membeli kendaraan pribadi?).

Tadi pagi saya mendengarkan wawancara dengan Walikota Balikpapan, pak Imdaad Hamid, mengenai berbagai macam hal yang terjadi dengan Balikpapan selama 2007.

Beberapa hal yang saya ingat antara lain adalah mengenai jumlah penduduk yang masuk ke Balikpapan. Menurut beliau, terjadi penurunan jumlah orang yang masuk ke Balikpapan pada tahun 2007 dibandingkan tahun2 sebelumnya. Ini menarik, karena kenyataannya Balikpapan masih menjadi magnet bagi orang luar, terutama dari pulau Jawa.

Kemudian angka inflasi yang mencapai 5 koma sekian hingga akhir November 2007. Itu artinya, kemungkinan besar angka inflasi sejak Januari hingga Desember 2007 bisa mencapai 6 persen atau lebih. Apalagi belakangan harga2 barang kebutuhan pokok cenderung naik akibat terganggunya pasokan barang dari Jawa dan Sulawesi serta adanya kekosongan stok minyak tanah beberapa saat yang lalu.

Kemudian ada lagi outlook mengenai kondisi investasi kota yang kurang menggembirakan. Menurut pak Wali, tingkat investasi di Balikpapan cenderung menurun. Hal ini kemungkinan disebabkan oleh beberapa hal yang mudah ditebak.

Apa itu?

Yup, masalah infrastruktur, terutama listrik dan air. Ketidakmampuan pemerintah (dalam hal ini khususnya PLN ya) dalam menyediakan listrik yang memadai jelas menjadi penghalang masuknya investor ke Balikpapan. Mereka pasti bakal berpikir seribu kali untuk menanam investasi di tempat yang listriknya masih konsisten ber-byar-pet.

Begitu juga dengan masalah penyediaan air bersih. Masih banyak sekali penduduk kota yang belum bisa menikmati ketersediaan air bersih secara layak.

Masalah infrastruktur berikutnya adalah kondisi jalan raya yang sepertinya tidak bisa mengimbangi laju pertumbuhan kendaraan bermotor pesat sekali. Akibatnya ya seperti yang saya bilang di awal tulisan ini, jalanan2 mulai sesak dan kemacetan makin sering terjadi.

Satu lagi yang saya ingat adalah masalah pembebasan lahan dan perizinan, yang kalau tidak salah masih membutuhkan waktu yang cukup lama. Padahal kemudahaan untuk mendapatkan izin adalah salah satu modal juga untuk menarik investor ke Balikpapan.

Yah, harapan saya sebagai seorang calon wakil rakyat (hehehe…ikut2 Aa Nata jadi calon walikota nih) adalah agar pemerintah dan warga kota bisa bekerja sama untuk mengatasi permasalahan2 kota. Terutama untuk pemerintah, mudah2an bisa konsisten untuk menjalankan program2 untuk membangun infrastruktur yang dibutuhkan.

Saya melihat Balikpapan ini sekarang butuh pemimpin yang berjiwa CEO, yang punya jiwa enterpreneurship yang tinggi. Ke dalam, sang pemimpin harus bisa menjamin bahwa semua fasilitas tersedia. Ke luar, dia harus bisa menjual kota ini kepada para investor. Soalnya, kota ini tidak bisa hidup tanpa adanya investasi.

Mau mengandalkan sektor migas dan batubara saja? Lah, itu beberapa tahun lagi juga bakal habis. Mau mengandalkan kayu? Sekarang saja hutan2 sudah habis gundul ditebangi.

Sekarang tinggal memaksimalkan semua yang sudah ada. Balikpapan sudah punya bandara dan pelabuhan laut, ya tinggal dioptimalkan penggunaannya. Dari dulu kota ini sudah jadi kota transit, nah ini kan juga satu peluang kalau kita mau memanfaatkannya.

Hotel2 berbintang sekarang makin banyak, begitu juga dengan pusat perbelanjaan yang tahun ini mungkin bakal ada beberapa yang mulai beroperasi. Kalau kita tidak menyiapkan infrastruktur dan fasilitas publik lainnya, nanti tidak ada yang datang ke Balikpapan. Nah, terus hotel2 besar dan mal2 megah itu mau dibiarkan kosong melompong sepi pengunjung?

Satu lagi yang tidak kalah penting adalah fasilitas telekomunikasi. Bukan hanya sambungan telepon, tapi sekarang yang lebih penting adalah ketersediaan sambungan internet pita lebar (broadband).

Dan terakhir, tentunya sektor2 lain seperti pendidikan dan kesehatan juga harus tetap menjadi prioritas utama dalam membangun kota.

4 thoughts on “Balikpapan Selama 2007 dan Yang Akan Datang

  1. Balikpapan tuh sudah mencapai tahap jenuh dalam perkembangan kotanya. Jalan satu-satunya adalah menggairahkan lagi ledakan populasi di Kota nya. Mana mungkin Balikpapan bisa bertahan dengan proyek2 gila kalau penduduknya masih stay di angka 550 ribu. Itu gila… Investor juga gak berani main-main lah..

    Beda banget dengan Samarinda yang secara populasi sudah tembus di atas 600 ribu, dan terus melaju menuju 700 ribu. Secara populasi, Samarinda terus berkembang. Dan secara peluang investasi Samarinda akan terus melaju.

    Kalau populasi terlalu kecil, peluang terjadinya pasar yang jenuh juga semakin besar… Ini nyata adanya….

    Batam dulu sempat gila2an membangun proyek2 padahal penduduknya cuman 200 ribu. Balikpapan mah belum ada apa2nya. Terus di tahun 1997, Batam mulai stagnan. Kenapa??? karena pasar lokal mereka sudah jenuh. (terutama dengan penduduk nya yang cuman 200 ribu itu). Tapi apa yang terjadi di atas tahun 2001 ??? Penduduk batam membengkak 100% dan menembus kisaran 600 ribu. Bayangkan!!! Dan bisa diduga, ketika terjadi ledakan populasi maka ledakan investasi dan pembangunan properti pun melesat bagai kereta api ekspres..

    Yang Balikpapan butuhkan cuman satu… Potensi penduduk!!… Inilah letak kekalahan balikpapan dengan Samarinda (jangan dibandingin ma Batam, ya…. jauhh).

  2. samarinda, jauh aja lou ke laut sono……..
    capekkk dehhhhhhhhh
    balikpapan ayo maju tinggalkan jauh kota lain di kalimantan terutama di timur ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.