Ketika Terjebak dalam 3 Kegelapan

Nabi Yunus pernah memohon kepada Allah agar dibebaskan dari 3 kegelapan, yaitu kegelapan di dalam perut ikan paus, kegelapan di dalam laut, dan kegelapan pada malam hari. Itu beliau lakukan ketika berada dalam perut ikan besar yang menelannya.

Sekarang, saya juga berdoa agar dibebaskan dari 3 macam kegelapan: kegelapan malam, kegelapan karena di luar sedang hujan lebat dan angin kencang, serta kegelapan karena…mati lampu!

Tadi saya sudah berbaring nyaman dan sentosa di tempat tidur sambil menonton televisi, bersiap2 mau tidur. Kebetulan malam ini saya tidur sendirian karena istri saya masih di Jakarta. Sayup2 di luar terdengar suara angin dan rintik air hujan, yang makin lama makin kencang. Dan tiba2, listrik pun padam.

Sepertinya memang sudah SOP-nya PLN kalau ada angin kencang dan hujan lebat, listrik harus dipadamkan.

Rasa kantuk yang tadi mulai menghinggapi sekarang sudah hilang dan belum kembali lagi. Akhirnya, daripada bengong dan ngelamun jorok, dengan ditemani sebuah lilin saya membuka laptop kembali dan menulis posting ini…oh nasib ya nasib… 😦

Ini foto saya yang diambil beberapa saat yang lalu. Biarpun mati lampu, narsis jalan terus!

6 thoughts on “Ketika Terjebak dalam 3 Kegelapan

  1. mba inka, mbok ya kalo mau pergi kasurnya dan gulingnya di sarungin dulu, nanti fisto gatel gatel loh, liat tuh di foto

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s