Setelah Hasil Pemilu Legislatif, Siapa Saja yang Akan Maju Jadi Capres?

Hasil pemilu legislatif memang belum resmi diumumkan oleh KPU, tapi dari berbagai macam Quick Count yang dilakukan oleh beberapa lembaga survei, kelihatannya ramalan saya tentang partai politik pemenang pemilu tidaklah sepenuhnya benar.  😀

Hampir pasti Partai Demokrat yang dimotori pak Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bakal bertengger di urutan pertama dengan meraup lebih dari 20% suara. Disusul oleh Golkar atau PDI-P. Selebihnya, jatah kursi di DPR mungkin hanya akan diperebutkan oleh 5 atau 6 partai kelas menengah seperti PKS, PPP, PAN, PKB, Hanura dan Gerindra.

presiden_indonesia

Gambar diambil tanpa ijin dari www.andaka.com.

Sisanya partai-partai gurem akan terkubur karena tak mampu melewati batas Parliamentary Threshold (PT) sebesar 2.5% suara. Semoga mereka bertobat dan ke laut saja kembali ke jalan yang benar sehingga tidak membuat partai lagi untuk pemilu 5 tahun yang akan datang. 😀

Hal berikutnya yang ditunggu oleh seluruh bangsa Indonesia tentu saja adalah pertarungan untuk meraih kursi kepresidenan. Pencalonan SBY hampir pasti akan berlangsung mulus karena perolehan Partai Demokrat (PD) sudah sangat cukup untuk menyokongnya maju sebagai capres. Hampir bisa diprediksi bahwa akan ada 1 – 2 partai yang akan merapat ke Partai Demokrat untuk bersama2 mendukung pencalonan SBY sebagai presiden.

Sebaliknya calon-calon presiden lainnya seperti Megawati, Jusuf Kalla, Prabowo dan lain2 masih harus melewati komunikasi, lobi2 dan tawar menawar antar-partai karena selain Partai Demokrat, menurut hasil Quick Count, tidak ada partai yang bisa mengusung calon presidennya sendirian tanpa koalisi.

Pencalonan Megawati sepertinya benar-benar akan menghadapi jalan yang terjal dan berliku akibat perolehan suara PDI-P yang mengecewakan. Untuk berkoalisi dengan PD rasanya tidak mungkin, karena untuk partai sepongah dan sesombong PDI-P, rasanya menjilat ludah sendiri adalah haram hukumnya. Seperti yang kita ketahui, ibu Megawati yang agung itu untuk melihat muka SBY pun rasanya sudah tak mau, apalagi untuk berkoalisi. Dasar orang pendendam tak tahu malu!

Berkoalisi dengan Golkar pun kelihatannya sulit, karena posisi PDI-P dan Golkar sama2 kuat. Artinya, kedua partai itu bakal sama2 ngotot akan mencalonkan orangnya sebagai presiden, bukan wakil presiden. Sukar dibayangkan ada yang mau mengalah. Maka pilihan PDI-P mungkin akan ke partai2 kelas menengah yang basisnya juga nasionalis sekuler, seperti Gerindra atau Hanura. Selain itu, chemistry kedua partai baru itu tidak akan cocok dengan Golkar karena orang2 kedua partai tersebut adalah sempalan atau barisan sakit hati yang berasal dari Partai Golkar.

Partai Golkar pun akan menghadapi masalah yang sama dengan PDI-P. Tapi kelihatannya Partai Golkar akan merapatkan barisan dengan PPP ataupun PKB. Sedikit lobi bisa menarik PAN dalam barisan yang dibangun Golkar. Kalau PKS kelihatannya lebih condong ke Partai Demokrat.

Dari gambaran situasi seperti di atas, saya lebih bisa membayangkan bahwa jumlah pasangan calon presiden dan wapres yang akan bertarung pada ajang pemilihan presiden mendatang hanya 3 saja. Yang pertama tentu saja Susilo Bambang Yudhoyono serta wakilnya yang diusung PD dan PKS. Yang kedua pasangan capres/cawapres dari kubu PDI-P, Gerindra dan Hanura. Yang ketiga adalah pasangan yang disokong oleh Partai Golkar, PPP, PKB dan PAN.

2 thoughts on “Setelah Hasil Pemilu Legislatif, Siapa Saja yang Akan Maju Jadi Capres?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s