new kindle family: kindle, kindle touch and kindle fire

Beberapa hari yang lalu, Amazon meluncurkan generasi Kindle terbaru: Kindle, Kindle Touch (Wi-Fi only and 3G) dan Kindle Fire. Hal yang cukup mengejutkan buat saya karena tadinya saya pikir mereka hanya akan mengeluarkan satu jenis produk saja.

Saya punya Kindle (Wi-Fi only, sekarang disebut sebagai Kindle Keyboard) yang versi terakhir sebelum keluaran terbaru ini dan saya sangat puas dengan performanya sebagai e-book reader. Satu hal yang menurut saya agak “mengganggu” adalah keberadaan keyboard fisiknya, yang sebenarnya sangat jarang digunakan kecuali kalau saya hendak mencari judul buku atau memberi catatan pada buku yang sedang dibaca. Dan sekarang Amazon meniadakan keyboard fisik pada semua Kindle versi terbarunya. Bravo, Amazon!

Kindle kelas terendah dibandrol dengan harga US$79 (atau $109 untuk versi tanpa iklan), memiliki semua fungsi Kindle generasi sebelumnya, minus keyboard fisik, tempat penyimpanan yang lebih kecil dan berat yang lebih ringan. Dengan harga segitu, Kindle ini akan punya kesempatan untuk bisa laris manis seperti pendahulunya.

Kindle Touch adalah penyempurnaan dari generasi sebelumnya karena tak hanya keyboard fisik yang dihilangkan, tapi juga ada penambahan layar sentuh (disebut sebagai E-ink multi touch display). Dengan harga yang sama dengan Kindle Keyboard (Wi-Fi only, US$99), saya ramalkan Kindle Touch ini akan menjadi produk Kindle yang paling sukses di pasaran di antara saudara-saudaranya.

Yang berikutnya adalah Kindle Fire, yang menurut saya adalah produk yang menarik. Fire adalah e-book reader dengan fitur plus plus yang menjadikannya seperti sebuah tablet dan banyak yang membandingkannya dengan iPad dan tablet-tablet lain yang sudah beredar di pasaran. Padahal menurut saya Fire adalah sebuah peranti yang sangat berbeda.

iPad, misalnya, adalah sebuah “komputer” yang dirancang untuk bisa melakukan banyak hal dan menjalankan berbagai macam aplikasi, termasuk untuk membaca buku atau e-book. Sebaliknya Kindle Fire, menurut saya, adalah sebuah e-book reader yang kemudian dirancang agar bisa melakukan hal-hal lain seperti halnya sebuah tablet.

Saya pikir Kindle Fire akan menjadi alternatif bagi konsumen yang selama ini sudah mempertimbangkan untuk membeli iPad. Dan bahkan bagi para orang tua, Fire adalah pilihan yang tepat untuk dijadikan hadiah buat anak-anak, ketimbang membeli sebuah iPad. 

Satu-satunya yang akan mengganjal jalan kesuksesan Kindle Fire adalah pengalaman Amazon menangani pasar internasional.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s