gaji 1 milyar di australia

Beberapa waktu yang lalu ada artikel di Kompas.com (kalau tidak salah) yang mengangkat cerita tentang banyaknya imigran dari Indonesia yang hijrah ke Australia karena booming pertambangan dan minyak/gas bumi. Yang paling disorot dalam cerita ini adalah masalah gaji yang diterima oleh para migran, yang rata-rata mencapai angka 1 milyar rupiah atau lebih. Sebuah angka yang fantastis untuk ukuran pendapatan orang Indonesia tentunya. Pertanyaannya, bagaimana jika dibandingkan dengan biaya hidup dan tingkat pendapatan di Australia sendiri?

Coba kita lihat dari urusan gaji minimum dulu. Menurut Fair Work Australia (semacam badan pemerintah yang mengurusi masalah buruh dan penggajian), gaji minimum untuk pegawai di Australia yang berlaku saat ini adalah $589.3 per minggu. Kalau dihitung setahun (dikalikan 52 minggu) berarti sekitar $30,643 atau sekitar Rp.291 juta per tahun dengan kurs Rp.9500 per dollar Australia.

Upah atau gaji minimum tentunya ditentukan berdasarkan angka kebutuhan hidup layak yang mencakup harga barang-barang kebutuhan hidup, biaya tempat tinggal dan sebagainya. Anggap saja kebutuhan hidup layak di Australia rata-rata sama dengan upah minimumnya, yaitu $30,643 per tahun.

Hal yang lain adalah masalah pajak. Pajak Australia termasuk tinggi, mungkin kurang lebihlah dengan di Indonesia. Bedanya di Australia tidak ada yang namanya Gayus dan kawan-kawannya. Hehehe..Pajak penghasilan di Australia juga mirip dengan di Indonesia yaitu menggunakan sistem progresif, di mana makin tinggi penghasilan kita, maka pajak yang dikenakan juga semakin tinggi. Tapi saya ambil saja angka rata-ratanya 30% penghasilan kotor.

Oke, sekarang kembali ke angka 1 milyar rupiah tadi yang kalau dikonversi ke dollar Australia sekitar $105,000 per tahun. Kurangi angka tersebut dengan pajak yang 30%, menjadi $73,500. Lalu dikurangi lagi dengan biaya hidup sebesar $30,643 sehingga sisa $42,857 atau sekitar 40% dari pendapatan kotor.

Sekarang kita kembali ke Indonesia. Orang yang pekerjaannya sama dengan para pekerja yang datang ke sini itu kira-kira bekerja sebagai apa dan digaji berapa? Agak susah ya dicari kesetaraannya. Jadi saya pakai asumsi saja sekarang. Anggap saja mereka bekerja sebagai Engineer level menengah dengan gaji Rp.12 juta per bulan atau sekitar Rp.156 juta per tahun (13 kali gaji).

Upah minimun regional Jakarta sekitar Rp.1.5 juta per bulan. Maka kebutuhan hidup layaknya sekitar Rp.18 juta per tahun. Well, mungkin itu terlalu konservatif ya untuk ukuran orang yang sudah digaji 12 juta per bulan. Saya kali 2 saja menjadi 36 juta rupiah per tahun. Untuk pajak anggap saja sama dengan Australia, rata-rata 30%.

Maka penghasilan bersih si orang Indonesia tadi adalah Rp.156 juta dikurangi 30% menjadi Rp.109 juta. Lalu dikurangi lagi Rp.36 juta menjadi Rp.73.2 juta atau sekitar 46% dari pendapatan kotor.

Jadi, pada akhirnya si orang Indonesia sebenarnya akan mempunyai uang sisa yang “lebih banyak” daripada rekan-rekannya di Australia. πŸ™‚

Tapi tentu perbandingannya tak berhenti sampai di sini saja. Ada faktor nilai tukar mata uang Australia yang sekarang bahkan lebih tinggi daripada dollar Amerika Serikat terhadap Rupiah. Lalu, tingkat kesejahteraan masyarakat yang tinggi, pelayanan dan fasilitas publik yang sangat bagus, biaya pendidikan yang relatif lebih murah (apalagi jika sudah menjadi permanent resident atau citizen), keamanan, dan masih banyak yang lain. Tak heran makin banyak orang Indonesia yang kepincut ingin hijrah ke Australia untuk mencari sesuap nasi dan segenggam berlian.

6 thoughts on “gaji 1 milyar di australia

  1. Syukurnya saya selalu betah tinggal di negeri sendiri… Susah senang kayanya lebih nyaman tinggal dinegara sendiri. kalo ada apa-apa ngga susah karena faktor jarak..

    1. betul mas Goiq. memang paling nyaman tinggal di negara sendiri. tapi untuk mencari rejeki, pergilah hingga ke negeri Cina. πŸ™‚

  2. wah kalo ngebayangin bisa nabung $42000 setahun……… atau 350 juta setaun……. kerja disono 10 taun terus pensiun dini balik kampung………. beli sawah……… bisa ongkang2 & turunan itu………….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s