8 Alasan Mengapa Kita Mesti Memilih Jokowi – Ahok

Kalau ada alasan mengapa kita harus memilih Foke – Nara, tentu mesti ada alasan juga kenapa kita sebaiknya memilih pasangan yang lainnya: Joko Widodo – Basuki Tjahaja Purnama.

  1. Simbol perubahan. Tak bisa dipungkiri, kedua tokoh ini memang identik dengan semangat perubahan. Walaupun baru sebatas harapan dan belum dibuktikan, tapi bagi sebagian orang memilih pasangan ini lebih baik daripada status quo.
  2. Integritas tinggi. Baik Jokowi maupun Basuki, masing-masing merupakan tokoh yang terkenal bersih dan mempunyai integritas tinggi. Rekam jejak merekalah yang berbicara. Jokowi tak pernah mengambil gajinya sebagai walikota. Saat kampanye, keduanya pun hanya mengandalkan sumbangan sukarela dari para donatur dan relawan.
  3. Tak kalah berpengalaman dan berilmu kok. Banyak orang berpendapat bahwa Foke unggul karena punya pengalaman memerintah Jakarta selama 5 tahun. Tapi sebenarnya pasangan Jokowi – Ahok ini tak bisa dianggap sebelah mata. Jokowi punya pengalaman menata kota Solo selama 7 tahun. Solo memang bukan Jakarta, tapi Solo juga bukan kota yang kecil dan terbukti cukup kompleks. Untuk Ahok, selain punya pengalaman sebagai kepala daerah di kabupaten Belitung Timur, ternyata dia juga pernah menjabat sebagai staf ahli Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso untuk urusan tata kota. Jadi siapa bilang pasangan Jokowi – Ahok bukan ahlinya!
  4. Action oriented. Pemimpin yang dibutuhkan oleh Jakarta adalah pemimpin yang tak sekedar berwacana, tapi juga benar-benar menerjemahkan rencana-rencana yang ada menjadi aksi nyata. Jokowi dikenal sebagai pemimpin yang sangat hands on. Konon, ia hanya berada kantor selama 1 jam saja. Sebagian besar waktu kerjanya dia habiskan berkeliling kota Solo untuk bekerja, bekerja dan bekerja.
  5. Jokowi adalah seorang muslim. Iya, berarti sebagai muslim, siapapun boleh dong memilih Jokowi karena dia juga muslim. Bagaimana dengan Ahok? Oh, kalau dia itu perilakunya sudah cukup islami. Cuma belum mendapat hidayah saja. 🙂
  6. Pro rakyat. Jokowi terkenal akan kebijakan-kebijakannya yang membumi dan berpihak kepada rakyat kecil. Menurutnya, pasar tradisional adalah pilar utama perekonomian masyarakat. Saat ini, Jakarta makin sesak oleh mal-mal dan pusat perbelanjaan yang lebih menguntungkan pemain-pemain besar saja.
  7. Nothing to lose. Pasangan ini adalah pasangan yang tak mengejar uang dan kekuasaan. Walaupun PDI-P dan Partai Gerindra menjadi kendaraan politik pasangan ini, tapi bisa dibilang keduanya tak bisa “disetir” oleh partai-partai tersebut.
  8. Pasangan yang serasi. Jokowi yang orang Solo dikenal kalem dan low profile, sangat cocok dengan kepribadian Ahok yang cenderung meledak-ledak. Sinergi keduanya pasti akan menghasilkan output yang dahsyat. 🙂

Jadi, sekarang makin mantap untuk mencoblos Jokowi – Ahok? 😀

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s