3 produk Apple yang di luar dugaan

Kita sudah hampir berada di penghujung tahun 2012. Bagi Apple, tahun ini merupakan salah satu tahun kesuksesan mereka yang ditandai dengan peluncuran beberapa produk terbaru dan larisnya penjualan masing-masing produk tersebut.

Saya pernah memprediksi produk-produk apa saja yang akan dikeluarkan Apple tahun ini, namun kelihatannya ramalan saya tersebut hanya 50% saja yang terbukti kebenarannya. 🙂

Saya ingin membahas sedikit tentang produk-produk Apple yang diluncurkan tahun ini seperti iPhone 5, iPad mini dan MacBook Pro 13-inch with Retina display dan kenapa saya tak pernah memprediksikan produk-produk tersebut akan pernah diluncurkan oleh Apple.

  1. iPhone 5. Peningkatan prosesor, RAM, kualitas layar, kamera dan pembaruan iOS adalah sesuatu yang pasti dilakukan oleh Apple terhadap iPhone generasi terbaru. Namun penambahan ukuran layar menjadi lebih panjang dan pemberian angka 5 (lima) di belakang kata ‘iPhone’ adalah hal yang di luar dugaan saya sebelumnya. Seandainya Steve Jobs masih memimpin Apple, saya ragu beliau akan meluncurkan iPhone dengan ukuran seperti iPhone 5 sekarang ini. Apalagi dengan iPhone 4 dan iPhone 4S yang juga masih dijual resmi oleh Apple. Perbedaan ukuran layar tersebut, walaupun mendapatkan respon yang cukup positif, akan memberikan fragmentasi pada aplikasi-aplikasi yang berjalan di iPhone. Dan saya rasa Jobs bukanlah orang yang menyukai hal-hal yang terlalu kompleks. Kalau mengenai penamaan iPhone 5, saya pernah menulisnya di sini.
  2. iPad mini. Alasan kenapa iPad mini tak masuk dalam prediksi saya juga kurang lebih sama dengan iPhone 5: fragmentasi ukuran layar dan aplikasi. Dan Jobs sendiri pernah sesumbar bahwa ukuran layar 9.7-inch adalah ukuran yang paling ideal dan tidak bisa lebih kecil lagi. Lagi pula, saya agak sangsi juga Jobs akan mengeluarkan sebuah produk yang seakan-akan menuruti pasar yang sekarang dibanjiri dengan tablet-tablet ukuran kecil.
  3. MacBook Pro 13-inch.  Dulu saya sangat yakin bahwa lini komputer portabel Apple (MacBook Air dan MacBook Pro) akan mengalami konvergensi menjadi satu lini saja. Tapi dengan diluncurkannya MacBook Pro 13-inch with Retina display, berarti prediksi saya menjadi tak relevan lagi. Tadinya saya percaya bahwa MacBook Air akan menjadi gambaran komputer jinjing di masa depan: powerful tapi juga sangat ringan dan tipis. Tadinya saya melihat bahwa MacBook Air itu akan menjadi Pro juga. Tapi kenyataan Apple tidak berjalan ke arah sana. Dan satu lagi: tambahan SD slot di MacBook Pro…really, Apple?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s