kereta api bisnis sekarang makin nyaman

Kami sekeluarga baru saja kembali dari Jakarta di mana kami baru saja menghabiskan waktu cuti untuk beberapa keperluan sekaligus. Selain menyambangi beberapa tempat bermain anak-anak, kesempatan liburan kali ini juga saya manfaatkan untuk nyekar ke makam Mama saya di Purwokerto. Kebetulan momennya pas menjelang bulan Ramadhan.

Saya memang tak berencana untuk menginap di Purwokerto, melainkan balik hari saja: berangkat ke Purwokerto pada pagi hari lalu kembali ke Jakarta malamnya. Saya berangkat sendirian saja karena anak-anak dan istri saya tidak ikut nyekar supaya anak-anak tidak terlalu lelah dan stamina mereka terjaga selama liburan ini. Untuk itu tentu pilihan moda transportasi yang paling tepat adalah kereta api.

Awalnya saya mencari tiket KA Eksekutif atas pertimbangan kenyamanan. Namun tanpa saya duga, ternyata semua tiket untuk kelas Eksekutif telah habis terjual. Akhirnya saya beralih ke kelas Bisnis dengan ekspektasi jadwal KA yang molor dan tingkat kenyamanan yang tentu lebih rendah dibandingkan dengan kelas Eksekutif.

Hari Rabu pagi saya sudah berada di Stasiun Pasar Senen bersama dengan adik saya. Jadwal keberangkatan KA Fajar Utama dari stasiun tersebut adalah pukul 06.50 WIB. KA Fajar Utama berangkat tepat waktu dan dijadwalkan akan tiba di Purwokerto sekitar pukul 12 siang. Dalam hati saya langsung set ekspektasi KA akan terlambat minimal satu jam saat tiba di tempat tujuan.

Saat masuk ke gerbong penumpang, saya agak surprised dengan kebersihan dan suhu ruangan yang cukup dingin. Cukup berbeda dengan bayangan saya sebelumnya. Saking nyamannya, saya langsung tertidur tak lama setelah KA berjalan. Hanya petugas pengecek tiket saja yang sukses mengganggu kelelapan tidur saya. 🙂

Setelah sekitar 2 jam terbuai mimpi, saya terbangun dengan perut yang terasa sangat lapar. Untungnya tak lama kemudian ada petugas yang lewat dan menawari menu makanan dan minuman. Saya langsung memesan sepiring nasi goreng dan secangkir teh hangat.

KA Fajar Utama ini tiba di Purwokerto sekitar pukul 12.30 atau meleset setengah jam dari jadwal semula. Not bad lah untuk ukuran kereta kelas Bisnis, begitu pikir saya.

inside Fajar Utama

Setelah selesai nyekar dan bersilaturahmi ke beberapa saudara di sana, malamnya saya dan adik saya kembali ke Jakarta menggunakan KA Sawunggalih Utama. KA ini berangkat dari kota Kutoarjo dengan tujuan Stasiun Pasar Senen dan dijadwalkan akan tiba di Purwokerto sekitar pukul 20.40 WIB. Ternyata KA ini juga tiba tepat waktu. Kondisi gerbongnya juga tak jauh berbeda dengan KA Fajar Utama yang saya naiki sebelumnya: cukup nyaman dan dingin.

Kami turun di Stasiun Jatinegara dan kalau saya tidak salah ingat, KA ini hanya molor sekitar setengah jam juga dari waktu yang dijadwalkan, yaitu sekitar pukul 3 dinihari.

Overall, saya cukup puas dengan kondisi dan pelayanan kereta api kelas Bisnis yang sekarang. Terasa ada peningkatan dibandingkan dengan kelas Bisnis yang dulu. Seingat saya dulu kelas Bisnis  tak diberi AC dan penumpang masih bisa duduk atau tidur di gang atau di depan toilet. Sekarang semuanya sudah berubah.

Dari segi harga memang tiket KA sekarang lebih mahal, tapi dengan pelayanan yang lebih baik saya rasa para penumpang tak terlalu keberatan. Terbukti kursi-kursi penumpang selalu nyaris penuh. 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s