Pelecehan Seksual

Saya sedang mengikuti sebuah rapat kerja di Bali. Tadi siang saya mengobrol dengan seorang peserta yang bekerja di sebuah BUMN selepas istirahat makan dan sholat. Topik pembicaraan yang paling seru adalah tentang pelecehan seksual yang dia alami di kantornya. Iya, dia seorang pegawai perempuan.

Jadi ceritanya suatu hari ada rekan kantornya (seorang pria) yang entah maksudnya bercanda atau tidak, melontarkan kata-kata yang tidak pantas. Si pegawai perempuan ini merasa tersinggung dan mengancam akan melaporkan perbuatan si pria ke komisi etika di kantornya. Si pria, alih-alih minta maaf, malah menantang dan mempersilakan si perempuan untuk meneruskan aduannya.

Beberapa hari kemudian, si pria ini kembali mengulangi kata-kata yang tidak senonoh tadi saat melewati kubikel si perempuan. Kali ini bahkan bisa didengar oleh rekan-rekan kerja mereka yang lain karena suara si pria cukup keras.

Habis kesabaran si perempuan lantas benar-benar mengirim sebuah email berisi kronologi kejadian dan dikirimkan ke komisi etika yang beranggotakan petinggi-petinggi BUMN tersebut. Singkat cerita, setelah sekian lama baru akhirnya laporan tersebut ditindaklanjuti dan dibahas oleh komisi tersebut. Itupun setelah si perempuan bertanya beberapa kali kepada atasannya. Belakangan diduga bahwa pelecehan seperti itu ditengarai cukup sering terjadi pada pegawai-pegawai yang lain, namun banyak yang tak melapor ataupun laporannya tidak ditindaklanjuti oleh komisi etika.

Kini si perempuan tengah menunggu keputusan yang akan diambil oleh komisi etika tersebut. Dia hanya berharap si pelaku mendapat teguran yang keras dan hukuman yang setimpal. Apabila ternyata hasil rekomendasinya mengecewakan, dia akan mengundurkan diri dari BUMN tersebut.

Di perusahaan tempat saya bekerja, kasus pelecehan seksual sudah lebih mendapat perhatian yang serius dan bahkan sudah jelas tertuang pada peraturan perusahaan. Beberapa kasus sudah pernah terjadi dan para pelaku benar-benar mendapatkan hukuman sesuai peraturan yang berlaku.

Saya menduga banyak BUMN ataupun instansi pemerintah yang masih belum terlalu berdaya dan tegas terhadap pelaku pelecehan seksual di tempat kerja. Saya yakin jumlahnya cukup banyak dan cukup sering terjadi. Tapi jangankan melapor, saluran untuk mengadu saja belum tentu ada dan tersedia di kantor mereka.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s