Legalisasi Ganja di Colorado

Pada suatu malam di tahun 2004, Samantha Spady, seorang mahasiswi tahun kedua di Colorado State University (CSU), larut dalam kegilaan sebuah pesta. Tak kurang dari 30 botol bir dan vodka ludes dia gelontorkan ke dalam lambungnya. Akibatnya fatal. Samantha kolaps dan dinyatakan meninggal karena overdosis alkohol beberapa jam kemudian.

Dua minggu kemudian, masih di Denver, Lynn Bailey, seorang mahasiswa baru dari kampus University of Colorado at Boulder mengalami nasib setragis nona Spady. Konon Bailey dicekoki whiskey dan wine oleh para seniornya pada sebuah acara perploncoan. Anak itu tewas setelah jatuh tak sadarkan diri dan semula dikira hanya mabuk berat biasa.

Beberapa bulan setelah 2 kejadian yang mengguncang kota Denver tersebut, Mason Tvert mendirikan sebuah lembaga swadaya masyarakat bernama SAFER (Safer Alternative for Enjoyable Recreation). Apakah SAFER bekerja untuk kampanye anti-alkohol? Tidak persis begitu karena argumen mereka tidak menyerang penggunaan alkohol secara langsung. Yang mereka perjuangkan adalah bahwa penggunaan marijuana atau ganja mestinya diperlakukan sama di mata hukum seperti halnya penggunaan alkohol.

Argumen si Mason adalah bahwa ganja itu tak lebih berbahaya (bahkan tak mampu mengakibatkan kematian akibat overdosis) daripada alkohol tapi mengapa hukuman yang dijatuhkan kepada pemakai ganja lebih berat. SAFER bergerak cepat. Mereka menginginkan legalisasi ganja.

Kampanye untuk melegalkan kepemilikan ganja terus didengungkan oleh SAFER, khususnya di kota Denver. Alasannya masih sama bahwa masyarakat tidak boleh dipaksa untuk memilih alkohol ketimbang ganja untuk bersenang-senang. Kampanye tersebut setidaknya membuahkan hasil karena pada November 2005 kepemilikan ganja hingga 1 ounce oleh seseorang yang sudah berusia di atas 21 tahun tidak akan dijatuhi hukuman. Namun demikian, peraturan baru tersebut hanya berlaku di Denver dan masih bertentangan dengan hukum negara bagian Colorado.

Baru pada bulan November 2012, Colorado akhirnya memperbolehkan dan mengatur penggunaan marijuana secara legal. Bersama dengan negara bagian Washington, Colorado adalah tempat pertama di dunia yang melegalkan penggunaan ganja.

Tentu banyak pro dan kontra terkait dengan penerapan hukum ini. Di Colorado sendiri masih ada 46% rakyatnya yang menentang. Namun suara rakyat jugalah yang menentukan bahwa kini Anda bisa merokok cimeng dengan bebas di taman publik di Denver misalnya.

2 thoughts on “Legalisasi Ganja di Colorado

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s