stop!

Sudah hampir 3 minggu saya tinggal di Doha. Saya masih belum bisa beradaptasi dengan udaranya yang panas dan lembap. Namun kata teman-teman saya, mendekati akhir tahun nanti, cuaca di Doha akan makin bersahabat dan berkurang kelembapannya.

Saya masih harus beradaptasi dengan lalu lintasnya yang unik. Jalanan di Doha cukup bagus dan memiliki banyak petunjuk dan rambu. Sebenarnya kalau para pengemudinya tidak ugal-ugalan, mengendarai mobil di Doha mungkin akan terasa menyenangkan. Namun di sini mau tidak mau saya juga terpacu untuk selalu tancap gas, terutama jika di jalan besar. Kalau kita lelet, mobil di belakang bisa membunyikan klakson keras-keras. Hahaha.

stop

Urusan makanan lebih melegakan karena hampir 100% makanan di sini insya Allahhalal, sehingga tak perlu terlalu risau. Jenisnya pun cukup beragam, dari makanan khas padang pasir, India, Indonesia, hingga fast food banyak tersedia di sini. Saya sendiri terkadang memesan katering makanan Indonesia kalau sedang malas makan di luar. Maklum, selama belum ada istri di sini saya tidak pernah masak di rumah, kecuali masak Indomie.

Yang masih membuat saya galau sekarang adalah urusan resident permit atau RP yang belum kelar. Memang sih katanya prosesnya sekitar 2 hingga 3 minggu, namun kalau RP saya belum jadi, itu berarti saya juga belum bisa mulai mengurus RP untuk keluarga saya yang kemungkinan akan makan waktu 3 minggu lagi.

Belum lagi urusan sekolah yang masih belum pasti. Ada beberapa sekolah baru yang sudah saya hubungi lagi, tapi itupun masih menunggu konfirmasi dari mereka apakah anak saya bisa mendapatkan bangku atau tidak. Kemudian untuk urusan pembayaran uang sekolah juga perlu effort lagi, karena nantinya akan dibantu oleh perusahaan, maka sekolah-sekolah baru tersebut harus disetujui dulu oleh pihak perusahaan saya agar uang sekolahnya bisa dibayarkan.

Sedang kusut masalah-masalah itu, kemarin sore mobil saya melintasi sebuah lubang besar di jalan sehingga roda bagian depan kanannya rusak dan bannya kempes. Untungnya saya masih bisa mengendarainya hingga sampai di rumah dengan selamat. Hari ini saya mesti menunggu mekanik dari tempat penyewaan mobil tersebut untuk datang memperbaiki.

Kalau sudah begini, lebih baik saya berhenti sejenak, berwudhu, mengadu kepada yang mengatur segala yang ada di dunia…semoga semuanya dimudahkan.

Advertisements

One thought on “stop!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s