Proses Membangun Rumah di Qatar

Kemarin di tengah-tengah meeting di kantor, kami sempat berintermezzo tentang pembangunan rumah. Boss saya, seorang Qatari, mengungkapkan bahwa dirinya sedang dalam proses membangun rumah sejak 3 tahun yang lalu dan sekarang baru akan memulai proses pembangunan fisik rumahnya.

Lalu apa yang terjadi selama 3 tahun ini? Jadi, ternyata di Qatar ini sebelum bangunan benar-benar mulai dikerjakan, ada proses-proses perijinan dan inspeksi yang memakan waktu cukup lama. Itu belum termasuk pembicaraan dengan pihak arsitek dan pemborong untuk urusan desain, material dan harga.

Syarat-syarat bangunan di sini cukup ketat. Spesifikasi dan kualitas bahan bangunan harus memenuhi standar yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Hal ini menguntungkan pihak konsumen sih, tapi konsekuensinya pembangunan rumah seringkali harus tertunda karena menunggu approval dari pemerintah.

Urusan material juga tak seperti di Indonesia. Di sini, karena hampir seluruh material bangunan harus diimpor, maka akan ada waktu tunggu lagi hingga material siap untuk digunakan. Apalagi selera Qatari biasanya cukup tinggi, sehingga materialnya pun berkualitas tinggi pula dan itu tak bisa sekedar pesan di toko lalu bisa diantar ke rumah. Maka, tak heran kalau kualitas rumah di sini memang terlihat lebih baik daripada di Indonesia.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s