Mari Membaca

Beberapa hari yang lalu, saya masuk ke sebuah toko buku di tengah kota Istanbul, Turki. Kebanyakan buku di situ tentu saja berbahasa Turki. Hanya ada segelintir buku berbahasa Inggris yang lokasi raknya agak mojok di bagian belakang toko tersebut.

Saya sempat mengambil beberapa buku, melihat-lihat isinya sekilas lalu menaruhnya kembali di rak. Saat itu sebenarnya ada 2 – 3 judul yang menarik namun karena pertimbangan waktu, saya tak membelinya.

Tunggu…pertimbangan waktu? Waktu apa? 

Maksud saya, jikalau saya membeli salah satu buku tersebut, saya berpikir saya tak akan punya banyak waktu untuk membacanya. Pertama, karena saya sedang berlibur dan sibuk bikin video selama liburan ini. Kedua, karena saya juga butuh waktu untuk berolahraga dan kegiatan lainnya. Ketiga, karena saya akan sibuk dengan keluarga dan pekerjaan. Keempat, karena banyak waktu saya sudah tersita dengan email, Facebook, Path, Twitter, Whatsapp, dan lain-lain.

Jadi, waktu untuk membaca mungkin hanya akan tersedia di sela-sela “kesibukan” saya. Membaca itu bukan prioritas, bisa dilakukan semana sempat saja.

Iya.

Tapi, saya lantas berpikir, seandainya saya bisa meluangkan waktu setengah jam saja setiap harinya, dalam seminggu saya punya waktu 3.5 jam untuk membaca. Itu berarti sekitar 3 bab cerita fiksi karangan Agatha Christie atau John Grisham bisa saya selesaikan setiap minggu. Dalam sebulan, bisa satu buku…dan setahun 12 buku.

Jadi, mari mulai membaca lagi yuk!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s