Upgrade ke Business Class

Ada satu hal yang lupa saya tulis kemarin. Saya di-upgrade ke kelas Business pada penerbangan Jakarta – Doha 2 hari yang lalu. Konon karena pesawatnya penuh. Tentu saja saya tak bisa menolak. Hehehe.

Saya tak paham apa alasan mereka memilih saya untuk di-upgrade ke Business, tapi saat check-in saya sempat ditanya oleh petugas di counter check-in Qatar Airways apakah saya memakai sepatu. Saya jawab iya, lalu si petugas mengatakan kalau saya akan di-upgrade ke kelas Business. Alasan yang kedua mungkin karena saya terbang sendiri. Agak susah membayangkan kalau mereka akan mengupgrade satu keluarga ke kelas Business

Sampai di atas pesawat dan diantar ke seat, saya sempat agak ndeso sedikit. Ya maklum, saya belum pernah naik kelas Business Qatar Airways yang konon salah satu yang terbaik di dunia. Ruang untuk satu penumpang lega. Kursinya bisa direbahkan hingga ke posisi tidur. Layar TV-nya besar. Ada tombol-tombol yang terletak di samping kursi untuk bermacam-macam fungsi, termasuk untuk mengatur tampilan layar dan mengatur posisi kursi.

Sejak mulai masuk, para pramugari (dan pramugara) tak berhenti melayani dan menawari snack dan minuman. Ramah-ramah dan helpful. Menu makanannya juga lebih beragam daripada kelas Ekonomi. 

Kursinya nyaman sekali. Begitu saya duduk, rasa kantuk langsung datang menyergap. Jadwal take-off penerbangan ini adalah pukul 00.20 WIB, benar-benar tengah malam. Jadi dilema buat saya, mau tidur saja di atas kursi yang super nyaman ini, atau menikmati fasilitas dan makanan kelas Business ini. 

Perjalanan ke Doha menempuh waktu 8 jam. Jadi saya pikir saya tidur dulu saja barang 3 – 4 jam, sisanya nanti saya akan habiskan untuk makan dan menikmati kenyamanan di kelas ini. 

Saya terbangun ketika penerbangan tersisa 2 jam dari Doha. Makanan ronde kedua sedang dibagikan. Wah, sedikit agak kebanyakan nih tidurnya, pikir saya. Maka, saya pun menyantap makanan sambil mengutak-atik layar monitor di depan saya mencari film yang pas buat ditonton. 

Belum juga film yang saya tonton habis, sang pilot mengumumkan bahwa sebentar lagi pesawat akan mendarat. Yah, berakhir pulalah waktu saya menikmati semua kenyamanan ini.

Saya sempat membuat sketsa yang menggambarkan kelas Business Qatar Airways ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s